{"id":3220,"date":"2019-05-29T01:05:13","date_gmt":"2019-05-29T01:05:13","guid":{"rendered":"https:\/\/pengacara-budidarmadi.com\/?p=3220"},"modified":"2019-05-29T01:05:13","modified_gmt":"2019-05-29T01:05:13","slug":"kantor-pengacara-advokat-dan-konsultan-hukum-di-depok","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/?p=3220","title":{"rendered":"Kantor Pengacara \/ Advokat dan Konsultan Hukum di Depok."},"content":{"rendered":"<h1 id=\"arttitle\" class=\"f50 black2 f400 crimson\">Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet : Saya Mau Dibuat Stres Lagi Seumur Hidup.<\/h1>\n<p>Terdakwa kasus penyebaran berita bohong <a title=\"Ratna\u00a0Sarumpaet\" href=\"http:\/\/bogor.tribunnews.com\/tag\/ratna-sarumpaet\">Ratna\u00a0Sarumpaet<\/a> dituntut hukuman enam tahun kurungan penjara. Menanggapi hal tersebut, <a title=\"Ratna\u00a0Sarumpaet\" href=\"http:\/\/bogor.tribunnews.com\/tag\/ratna-sarumpaet\">Ratna\u00a0Sarumpaet<\/a> mengaku stres lantaran kasusnya kembali dikembangkan pihak kepolisian, Ia merasa seolah dipaksa pihak kepolisian dan dibuat stres. Hal itu disampaikan <a title=\"Ratna\u00a0Sarumpaet\" href=\"http:\/\/bogor.tribunnews.com\/tag\/ratna-sarumpaet\">Ratna\u00a0Sarumpaet<\/a> di <a title=\"Polda\u00a0Metro\u00a0Jaya\" href=\"http:\/\/bogor.tribunnews.com\/tag\/polda-metro-jaya\">Polda\u00a0Metro\u00a0Jaya<\/a>, Jakarta Selatan, Selasa (28\/5\/2019).\u00a0 Tuntututan itu dibacakan oleh Jaksa <a title=\"Daroe\u00a0Tri\u00a0Sadono\" href=\"http:\/\/bogor.tribunnews.com\/tag\/daroe-tri-sadono\">Daroe\u00a0Tri\u00a0Sadono<\/a> saat membacakan tuntutan di <a title=\"Pengadilan\u00a0Negeri\u00a0Jakarta\u00a0Selatan\" href=\"http:\/\/bogor.tribunnews.com\/tag\/pengadilan-negeri-jakarta-selatan\">Pengadilan\u00a0Negeri\u00a0Jakarta\u00a0Selatan<\/a>, Selasa (28\/5\/2019).<\/p>\n<p>&#8220;Menuntut terdakwa <a title=\"Ratna\u00a0Sarumpaet\" href=\"http:\/\/bogor.tribunnews.com\/tag\/ratna-sarumpaet\">Ratna\u00a0Sarumpaet<\/a> dengan pidana penjara selama enam tahun dikurang selama terdakwa menjalani tahanan sementara terdakwa,\u201d ujarnya. &#8220;Terdakwa Ratna terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan ke masyarakat,&#8221; katanya. Jaksa menilai <a title=\"Ratna\u00a0Sarumpaet\" href=\"http:\/\/bogor.tribunnews.com\/tag\/ratna-sarumpaet\">Ratna\u00a0Sarumpaet<\/a> bersalah menyebarkan berita bohong terkait penganiayaan. Oleh karena itu, jaksa menganggap Ratna telah melanggar pasal pidana yang diatur dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana soal Penyebaran Berita Bohong.<\/p>\n<div class=\"tribun-mark\">Hakim memberikan kesempatan bagi pihak kuasa hukum Ratna Sarumpaet mengajukan pembelaan atau pledoi pada Selasa (18\/6\/2019) mendatang. Menanggapi tuntutan tersebut, <a title=\"Ratna\u00a0Sarumpaet\" href=\"http:\/\/bogor.tribunnews.com\/tag\/ratna-sarumpaet\">Ratna\u00a0Sarumpaet<\/a> merasa seolah dipaksa pihak kepolisian dan dibuat stres. &#8220;Saya stres. Ya bagaimana, mereka yang memaksakan saya masuk ke kejaksaan dan membuat saya stres lagi. Sekarang saya mau dibuat stres lagi seumur hidup,&#8221; kata Ratna di <a title=\"Polda\u00a0Metro\u00a0Jaya\" href=\"http:\/\/bogor.tribunnews.com\/tag\/polda-metro-jaya\">Polda\u00a0Metro\u00a0Jaya<\/a>, Jakarta Selatan, Selasa (28\/5\/2019). Polisi tengah mengembangkan kembali kasus hoaks Ratna dengan memeriksa beberapa saksi, salah satunya adalah Hanum Salsabiela Rais yang diperiksa pada Senin (27\/5\/2019).<\/p>\n<div class=\"tribun-mark\">\n<p>Sumber: TribunNews.com<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet : Saya Mau Dibuat Stres Lagi Seumur Hidup. Terdakwa kasus penyebaran berita bohong Ratna\u00a0Sarumpaet dituntut hukuman enam tahun kurungan penjara. Menanggapi hal tersebut, Ratna\u00a0Sarumpaet mengaku stres lantaran kasusnya kembali dikembangkan pihak kepolisian, Ia merasa seolah dipaksa pihak kepolisian dan dibuat stres. Hal itu disampaikan Ratna\u00a0Sarumpaet di Polda\u00a0Metro\u00a0Jaya, Jakarta Selatan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2748,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[272],"tags":[275],"class_list":["post-3220","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog","tag-kantor-pengacara-di-depok"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3220"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3220\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3221,"href":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3220\/revisions\/3221"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2748"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/kantorpengacarajakarta.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}